Batang Hari, 29 Juli 2026 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Jambi melaksanakan kegiatan pendampingan pengisian Tools Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) Tahun 2026 bersama Pemerintah Kabupaten Batang Hari. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Batang Hari tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Balai POM di Jambi, Agus Riyanto, didampingi Tim Kerja Informasi dan Komunikasi Balai POM di Jambi, serta diikuti oleh perwakilan perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang Hari.
Dari pihak Pemerintah Kabupaten Batang Hari, kegiatan dihadiri oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia Setda Kabupaten Batang Hari, kepala dinas, serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan dengan penyelenggaraan keamanan pangan di daerah. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan sistem keamanan pangan yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Pendampingan pengisian Tools KKPA bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kapasitas, dan komitmen pemerintah daerah dalam melakukan pengisian instrumen penilaian secara tepat dan komprehensif. Instrumen KKPA merupakan alat ukur yang digunakan Badan POM untuk menilai kesiapan, komitmen, serta kinerja pemerintah daerah dalam penyelenggaraan keamanan pangan melalui pendekatan lintas sektor dan berbasis data.
Dalam arahannya, Kepala Balai POM di Jambi menyampaikan bahwa pengisian Tools KKPA bukan sekadar memenuhi kebutuhan administrasi penilaian, melainkan menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai program dan kebijakan keamanan pangan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. Melalui instrumen tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi kekuatan, peluang perbaikan, serta area yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut dalam upaya perlindungan masyarakat dari risiko pangan yang tidak aman.
Selama kegiatan berlangsung, Tim Balai POM di Jambi memberikan pendampingan teknis terkait pengisian indikator, penyusunan data dukung, serta verifikasi dokumen yang diperlukan pada setiap komponen penilaian. Diskusi interaktif juga dilakukan untuk menyamakan persepsi antar perangkat daerah mengenai indikator-indikator yang dinilai, sehingga data yang disampaikan dapat menggambarkan kondisi penyelenggaraan keamanan pangan di Kabupaten Batang Hari secara akurat dan objektif.
Melalui kegiatan ini, Balai POM di Jambi berharap Pemerintah Kabupaten Batang Hari dapat semakin memahami pentingnya pembangunan sistem keamanan pangan yang terintegrasi serta meningkatkan kualitas pengisian Tools KKPA Tahun 2026. Sinergi antara BPOM dan pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat perlindungan masyarakat, mendukung terwujudnya pangan yang aman dikonsumsi, serta mendorong Kabupaten Batang Hari menjadi daerah yang semakin maju dalam penyelenggaraan keamanan pangan.