Dekatkan Layanan Kepada Masyarakat Balai POM di Jambi Jajaki Pembukaan Gerai Layanan di MPP Kabupaten Tebo

29-07-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 3835 kali

Tebo, 28 Juli 2026 – Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (POM) di Jambi, Agus Riyanto, melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tebo. Pertemuan yang berlangsung di Kantor DPMPTSP Kabupaten Tebo tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Balai POM di Jambi dengan Pemerintah Kabupaten Tebo dalam pengawasan obat dan makanan serta peningkatan kualitas layanan publik kepada masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Agus Riyanto menyampaikan komitmen Balai POM di Jambi untuk terus mendukung kemudahan berusaha, pembinaan pelaku usaha, serta peningkatan akses layanan bagi masyarakat. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah rencana pembukaan gerai layanan Balai POM di Jambi pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Tebo sebagai upaya mendekatkan layanan kepada masyarakat dan pelaku usaha di wilayah Kabupaten Tebo.

Kepala Balai POM di Jambi menjelaskan bahwa kehadiran gerai layanan di MPP akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk memperoleh informasi, konsultasi, serta layanan terkait registrasi dan perizinan produk obat dan makanan. Selain itu, keberadaan gerai tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan pembinaan UMKM agar mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar keamanan, mutu, dan ketentuan yang berlaku.

Dari pihak DPMPTSP Kabupaten Tebo, Sekretaris Dinas Noer Fita menyambut baik inisiatif Balai POM di Jambi tersebut. Menurutnya, pembukaan gerai layanan BPOM di Mal Pelayanan Publik akan semakin melengkapi layanan yang tersedia bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik yang terintegrasi. Pemerintah Kabupaten Tebo juga menyatakan kesiapan untuk memfasilitasi rencana tersebut sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

Selain membahas pembukaan gerai layanan, kedua instansi juga mendiskusikan berbagai peluang kerja sama lainnya, seperti pembinaan UMKM pangan, klinik konsultasi perizinan terpadu, sosialisasi keamanan pangan, pendampingan pelaku usaha menuju izin edar BPOM, serta pertukaran data dan informasi untuk mendukung pengawasan dan pengembangan usaha yang patuh regulasi.

Sarana