Balai POM di Jambi gelar Monev Lintas Sektor Program Prioritas Nasional dan Pendampingan Kabupaten Kota Pangan Aman Tahun 2026

28-07-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 59 kali

Balai Pengawas Obat dan Makanan di Jambi menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Lintas Sektor Program Prioritas Nasional dan Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) mulai pukul 08.00 WIB ini bertempat di Aula Kantor Bupati Tebo, Sungai Alai, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo.

Acara strategis ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tebo,. Dalam arahan pembukanya, Sekda menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tebo terhadap program intervensi keamanan pangan ini. Ia menyatakan bahwa pemenuhan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi merupakan pilar krusial dalam mempercepat penurunan angka stunting secara terintegrasi dan holistik di wilayah Kabupaten Tebo.

"Pemerintah Kabupaten Tebo juga berkomitmen penuh mendukung Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman karena keamanan pangan erat kaitannya dengan kualitas hidup masyarakat dan intervensi stunting. Oleh karena itu, saya menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, hingga kepala desa untuk bersinergi aktif dalam pengisian tools penilaian mandiri Kabupaten/Kota Pangan Aman," ujar Sekda Kabupaten Tebo dalam arahannya.

Usai dibuka oleh Sekda, agenda dilanjutkan dengan pemaparan evaluasi pelaksanaan program oleh Kepala Balai POM di Jambi, Agus Riyanto, S.Farm., Apt., M.M. Dalam paparannya, terdapat tiga pilar program prioritas nasional yang menjadi fokus intervensi sepanjang tahun 2026, yaitu Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas (PPABK), serta Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan.

"Pelaksanaan program ini memerlukan keterlibatan aktif dan sinergi lintas sektor, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, hingga komunitas masyarakat agar tujuan pembentukan pangan aman dapat tercapai seutuhnya," ujar Agus Riyanto dalam pemaparannya.

Sementara  itu terkait penilaian mandiri Program Kabupaten /Kota Pangan Aman, berdasarkan data monitoring pengisian tools KKPA per 25 Juli 2026, capaian Kabupaten Tebo pada berbagai sub-indikator secara umum dinilai masih memerlukan peningkatan performa yang lebih optimal. Penguatan berkala perlu dilakukan pada sektor pengawasan Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT), Pangan Segar Asal Hewan (PSAH), Pangan Segar Asal Ikan (PSAI), hingga standardisasi Pangan Olahan Industri Rumah Tangga (PIRT) serta Pangan Olahan Siap Saji (POSS). 

Kegiatan Monev ini dihadiri oleh peserta secara Hybrid. Peserta luring (tatap muka) dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Tebo, perwakilan Baperida, jajaran Kepala Dinas terkait, Kepala Desa, serta para Kepala Sekolah. Sementara itu, jajaran Camat, Ketua Tim Penggerak PKK, Dinas Sosial, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, hingga para kader keamanan pangan desa dan sekolah mengikuti jalannya acara secara daring (online).

 

Sarana