Profil

Pengawasan Obat dan Makanan memiliki fungsi strategis nasional dalam upaya perlindungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia dan untuk mendukung daya saing Nasional maka Pemerintah mengeluarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 80 Tahun 2017 tentang Badan Pengawas Obat dan Makanan. Badan Pengawas Obat dan Makanan disingkat dengan Badan POM, merupakan Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan Obat dan Makanan. Badan POM berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden melalui Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

Sebagai upaya peningkatan efektifitas kinerja pengawasan Obat dan Makanan di seluruh wilayah Indonesia maka Badan POM berdasarkan surat persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. B/892/M.KT.01/2020 tanggal 16 Juli 2020 tentang Penataan Organisasi dan Tata Kerja Badan Pengawas Obat dan Makanan, menerbitkan Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 21 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan POM dan Peraturan Badan POM Nomor 22 Tahun 2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis  di lingkungan Badan POM.

Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Badan Pengawas Obat dan Makanan yang selanjutnya disingkat UPT Badan POM adalah satuan kerja yang bersifat mandiri dalam melaksanakan tugas teknis operasional tertentu atau tugas teknis penunjang tertentu di bidang pengawasan obat dan makanan dengan klasifikasi UPT Badan POM sesuai Pasal 5 Peraturan Badan POM No. 22 Tahun 2020, terdiri atas:

a)       Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan, selanjutnya disebut Balai Besar POM;

b)       Balai Pengawas Obat dan Makanan, selanjutnya disebut Balai POM;

c)       Loka Pengawas Obat dan Makanan, selanjutnya disebut Loka POM.

 

Berdasarkan Peraturan Badan POM Nomor 22 Tahun 2020, untuk Wilayah Propinsi Jambi, terdapat 2

(dua) Unit Pelaksana Teknis Badan POM, yaitu :

1)       Balai POM di Jambi

-     Pasal 26 ayat (2) menjelaskan Kepala Balai POM merupakan Jabatan Administrator atau setara jabatan Struktural Eselon III.a.

-     Wilayah kerja 9 Kabupaten/Kota (Kota Jambi, Kab. Muara Jambi, Batanghari, Tebo, Bungo, Merangin, Sarolangun, Tanjab Barat dan Tanjab Timur)

2)       Loka POM di Sungai Penuh

-     Pasal 26 ayat (3) menjelaskan Kepala Loka POM merupakan Jabatan Pengawas setara Struktural Eselon IVa,

-     Wilayah kerja 2 Kabupaten/Kota (Kota Sungai Penuh dan Kab. Kerinci)

Visi

Obat dan Makanan aman, bermutu, dan berdaya saing untuk mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong.

Misi

    1. Membangun SDM unggul terkait Obat dan Makanan dengan mengembangkan kemitraan 
        bersama seluruh komponen bangsa dalam rangka peningkatan kualitas manusia 
        Indonesia

    2. Memfasilitasi percepatan pengembangan dunia usaha Obat dan Makanan dengan 
        keberpihakan terhadap UMKM dalam rangka membangun struktur ekonomi yang produktif 
        dan berdaya saing untuk kemandirian bangsa

    3. Meningkatkan efektivitas pengawasan Obat dan Makanan serta penindakan kejahatan 
        Obat dan Makanan melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka Negara 
        Kesatuan guna perlindungan bagi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada 
        seluruh warga

    4. Pengelolaan pemerintahan yang bersih, efektif, dan terpercaya untuk memberikan 
        pelayanan publik yang prima di bidang Obat dan Makanan

    Budaya Organisasi

    Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarsa dan berkarya.

    Profesional

    Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.

    Integritas

    Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan

    Kredibilitas

    Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.

    Kerjasama Tim

    Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.

    Inovatif

    Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

    Responsif/Cepat Tanggap

    Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah.

    a.      Kedudukan

    Balai POM di Jambi merupakan UPT Badan POM yang dipimpin oleh seorang Kepala, berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Badan POM, secara teknis dibina oleh Deputi dan secara administratif dibina oleh Sekretaris Utama, sesuai Peraturan  Badan POM Nomor 22 Tahun 2020, Pasal 2.

    b.     Tugas Pokok

    Sesuai Peraturan Badan POM Nomor 22 Tahun 2020 tentang tentang OTK UPT di lingkungan Badan POM, maka Balai POM di Jambi sebagai UPT Badan POM mempunyai tugas teknis operasional di bidang pengawasan Obat dan Makanan pada wilayah kerja masing-masing sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, seperti yang tercantum pada Pasal 4, UPT Badan POM menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

    c.      Fungsi

    1.   Penyusunan rencana, program dan anggaran di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    2.   Pelaksanaan pemeriksaan fasilitas produksi Obat dan Makanan;

    3.   Pelaksanaan pemeriksaan fasilitas distribusi Obat dan Makanan dan fasilitas pelayanan kefarmasian;

    4.   Pelaksanaan sertifikasi produk dan fasilitas produksi dan distribusi Obat dan Makanan;

    5.   Pelaksanaan sampling Obat dan Makanan;

    6.   Pelaksanaan pemantauan label dan iklan Obat dan Makanan;

    7.   Pelaksanaan pengujian rutin Obat dan Makanan;

    8.   Pelaksanaan pengujian Obat dan Makanan dalam rangka investigasi dan atau penyidikan;

    9.   Pelaksanaan cegah tangkal, intelijen dan penyidikan terhadap pelanggaran ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

     

    10.  Pelaksanaan pemantauan peredaran Obat dan Makanan melalui siber;

    11.  Pengelolaan komunikasi, informasi, edukasi dan pengaduan masyarakat di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    12.  Pelaksanaan kerjasama di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    13.  Pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang pengawasan Obat dan Makanan;

    14.  Pelaksanaan urusan tata usaha dan rumah tangga, dan Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Kepala Badan.

    Profil Organisasi

    Budaya organisasi merupakan nilai-nilai luhur yang diyakini dan harus dihayati dan diamalkan oleh seluruh anggota organisasi dalam melaksanakan tugas. Nilai-nilai luhur yang hidup dan tumbuh kembang dalam organisasi menjadi semangat bagi seluruh anggota organisasi dalam berkarsa dan berkarya.

    Profesional

    Menegakkan profesionalisme dengan integritas, objektivitas, ketekunan dan komitmen yang tinggi.

    Integritas

    Konsistensi dan keteguhan yang tak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai luhur dan keyakinan

    Kredibilitas

    Dapat dipercaya dan diakui oleh masyarakat luas, nasional dan internasional.

    Kerjasama Tim

    Mengutamakan keterbukaan, saling percaya dan komunikasi yang baik.

    Inovatif

    Mampu melakukan pembaruan sesuai ilmu pengetahuan dan teknologi terkini.

    Responsif/Cepat Tanggap

    Antisipatif dan responsif dalam mengatasi masalah.

    Struktur Organisasi

    Profil Veramika Ginting, S.Si, Apt., M.H.

    RIWAYAT PENDIDIKAN
    1. S-1 Farmasi Institut Teknologi Bandung
    2. Profesi Apoteker  Universitas Indonesia
    3. S-2 Magister Hukum Universitas Islam Riau

    RIWAYAT JABATAN
    Riwayat pekerjaan : 
    1. Kepala Seksi Pemeriksaan TMT 5 Mei 2010
    2. Kasubag Tata Usaha TMT 28 Agustus 2018
    3. Kabid Penindakan  TMT 4 Oktober 2018
    4. Kepala BPOM di Jambi TMT 30 Juni 2023

    Website e-lhkpn klik link disini
    Sarana