Balai POM di Jambi melaksanakan kegiatan Asesmen Surveilans Komite Akreditasi Nasional (KAN) terhadap Laboratorium Balai POM di Jambi pada 25–26 Mei 2026 sebagai upaya memperkuat integritas, kompetensi, dan mutu layanan pengujian laboratorium berdasarkan standar SNI ISO/IEC 17025:2017.
Kegiatan asesmen dibuka secara resmi oleh Kepala Balai POM di Jambi yang menyampaikan bahwa surveilans ini merupakan bagian penting dalam memastikan penerapan sistem manajemen laboratorium berjalan secara konsisten, efektif, dan mampu menjamin validitas hasil pengujian. Menurutnya, data laboratorium memiliki peran strategis dalam pengawasan obat dan makanan serta perlindungan masyarakat sehingga seluruh proses pengujian harus memenuhi prinsip kompetensi, ketertelusuran, integritas data, dan ketidakberpihakan.
Tim asesor KAN dipimpin oleh Budi Susilowati selaku Asesor Kepala bersama tim yang terdiri dari Puri Wulandari Rahayu pada aspek manajemen, Artati Hapsari untuk bidang obat tradisional dan kosmetik, Ani Suwitaningsih pada bidang pangan, serta Santi Purna Sari pada bidang obat terapeutik. Asesmen juga mencakup ruang lingkup mikrobiologi serta aspek umum dan manajemen mutu laboratorium.
Dalam arahannya, Budi Susilowati menegaskan bahwa asesmen surveilans tidak bertujuan mencari kesalahan, melainkan menilai kesesuaian implementasi standar ISO/IEC 17025:2017 dalam kegiatan laboratorium sehari-hari. Tim asesor juga menyampaikan pentingnya kesiapan dokumen, kemudahan akses rekaman mutu, serta pendampingan personel selama proses asesmen berlangsung.
Selama kegiatan, tim asesor melakukan peninjauan laboratorium, pemeriksaan dokumen mutu, evaluasi implementasi sistem manajemen, serta kegiatan witness pengujian pada beberapa ruang lingkup laboratorium untuk memastikan kompetensi personel dan kesesuaian pelaksanaan metode pengujian dengan prosedur yang telah ditetapkan. Kegiatan witness menjadi bagian penting dalam menilai penerapan sistem mutu secara langsung di lapangan.
Seluruh personel laboratorium diharapkan mengikuti asesmen secara terbuka, profesional, dan berbasis bukti objektif guna mendukung kelancaran proses surveilans.
Melalui asesmen surveilans ini, Balai POM di Jambi berharap dapat terus meningkatkan kompetensi teknis laboratorium, menjaga konsistensi penerapan sistem mutu, serta memberikan layanan pengujian yang berkualitas dan terpercaya kepada masyarakat. (bk)