BPOM Jambi Dorong Kabupaten/Kota Pangan Aman Melalui Advokasi Lintas Sektor

09-08-2025 Balai Besar/Balai POM Dilihat 863 kali

Jambi, 8 Agustus 2025 — Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jambi menggelar pertemuan koordinasi Program Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) yang diikuti Sekda, perwakilan Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan dan Kelautan dan OPD terkait dari kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional yang telah diinisiasi BPOM sejak 2021 untuk memperkuat sistem keamanan pangan di seluruh Indonesia.

Program Kabupaten/Kota Pangan Aman Adalah program yang mempunyai beberapa fungsi secara simultan yaitu memberikan apresiasi Kabupaten/Kota terhadap penyelenggaraan pengawasan pangan dan penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko, Menilai komitmen Kabupaten/Kota dalam mengintervensi Keamanan Pangan, Melihat keaktifan Kabupaten/Kota, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menerapkan keamanan pangan, Melihat ketertiban untuk melaporkan kegiatan kepada Pemerintah Pusat, Memberikan apresiasi terhadap penghargaan yang diterima dan inovasi yang dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota; dan Mendorong pencapaian program Makanan Bergizi Gratis (MBG)

Kepala BPOM di Jambi dalam sambutannya mengajak seluruh pihak berkomitmen membentuk Kabupaten/Kota Pangan Aman di Provinsi Jambi melalui kolaborasi lintas sektor. Dalam paparannya, BPOM memaparkan dasar hukum, tujuan, indikator, serta mekanisme penilaian mandiri KKPA yang melibatkan lima aspek penilaian: penerapan NSPK, perencanaan, pelaksanaan, inovasi/penghargaan, dan pelaporan.

Hasil penilaian tahun 2022 dan 2024 menunjukkan pelaksanaan belum optimal akibat keterbatasan sumber daya, kurangnya koordinasi, minimnya integrasi data, serta kesenjangan hasil antara penilaian mandiri daerah dan verifikasi pusat. Untuk mengatasi hal ini, BPOM di Jambi menekankan perlunya koordinator yang mampu mengintegrasikan peran lintas OPD.

BPOM di Jambi menyatakan siap memberikan pendampingan pengisian tools penilaian mandiri serta mendukung verifikasi data pendukung, sehingga target peningkatan persentase Kabupaten/Kota Pangan Aman di Provinsi Jambi dapat tercapai dan berkontribusi pada penguatan keamanan pangan, percepatan penurunan stunting, serta pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Sarana