Jambi, 19/5/25, Balai POM di Jambi sebagai anggota Tim Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis Provinsi Jambi yang merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia turut melakukan pengawalan terhadap Program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Jambi. Kegiatan ini sudah berlangsung sejak tanggal 17 Februari 2025 sampai sekarang dan berjalan sesuai prosedur dengan zero accident pada 2 Titik oleh SPPG Mitra Yayasan Nuansa Mitra Sejati yaitu di Kecamatan Telanaipura dengan 3.518 penerima manfaat dari 14 Sekolah (TK/PAUD/SD/SMP/SMA) dan di Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi dengan 2.758 penerima manfaat dari 26 Sekolah (TK/SD/SMP/SMA) telah berjalan dengan baik, direncanakan bulan juni akan bertambah 4 sekolah di Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan 16 Sekolah di Kota Sungai Penuh,hal ini disampaikan oleh Adityo Wirapranata selaku Ketua Regional SPPG Provinsi Jambi saat berkoordinasi dengan Kepala Balai POM di Jambi , Musthofa Anwari, siang kemaren.
Diinformasikan juga oleh Adityo Wirapranata, bahwa berdasarakan masukkan Balai POM di Jambi terhadap kondisi Dapur SPPG Mitra Telanai dan SPPG Mitra Jaluko, beberapa waktu yang lalu kepada Gubernur Jambi, maka kedua Dapur SPPG Mitra tersebut telah pindah ke lokasi yang lebih representative dan dilakukan perbaikan layout ruang produksi sesuai Cara Produksi Pangan Olahan Siap Saji yang Baik berdasarkan masukkan dari Balai POM Jambi.
Pada kesempatan tersebut, Musthofa Anwari yang didampingi oleh Ketua Tim Pengujian Pangan Armeiny Romita, menyatakan bahwa Balai POM di Jambi siap mengawal dan menyukseskan program Makan Bergizi Gratis di Provinsi Jambi. Apabila terjadi kecurigaan atau ada indikasi bahan makanan untuk program MBG tidak aman untuk di konsumsi dan membahayakan kesehatan, silahkan berkoordinasi langsung dengan Balai POM di Jambi untuk dilakukan pengujian secara Laboratorium. Disini Musthofa juga mengingatkan bahwa, untuk menghindari terjadinya kasus KLB Keracunan Pangan perlu juga didukung dengan ketersediaan Wastafel dan Air Bersih yang mengalir di Sekolah yang menerima manfaat, agar Anak-anak Sekolah sebelum mengkonsumsi Makanan dari program MBG harus mencuci tangan terlebih dahulu, karena sumber terjadi keracunan makanan bisa disebabkan karena bakteri/ kuman pada tangan yang tidak bersih. (Ar)