Kampanye Penggunaan Produk Halal

04-02-2014 Jambi Dilihat 5584 kali

Jambi (Serlik). Kali ini Balai POM di Jambi dengan Tim Mobil Laboratorium Kelilingnya ikut berpartisipasi memberikan KIE terhadap  keamanan mutu produk obat dan makanan serta edukasi tentang  tata cara pengajuan izin pencantuman logo halal dan pengujian pangan jajanan di sekitar arena pameran di lapangan Gubernur Jambi dalam kegiatan Gerak Jalan Kerukunan Nasional (GJKN) dan Kampanye Penggunaan Produk Halal (KP3H) sekaligus Pencanangan Jambi sebagai Provinsi Percontohan Gerakan Masyarakat Sadar Halal yang dilaksanakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi bersama Lintas Sektor terkait di Kota Jambi pada hari Sabtu tanggal 01 Februari 2014.

 

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat Jambi terbukti dengan puluhan ribu masyarakat Jambi memenuhi Lapangan Gubernur Jambi dan mengikuti jalan santai bersama Menteri Agama RI H.Suryadharma Ali, Wamenag H.Nazaruddin Umar, Gubernur H.Hasan Basri Agus, Wagub H.Fahrori Umar dan Ka.Kanwil H.Mahbub Daryanto dengan hadiah dooprize dari sejumlah sponsor, diantara hadiah utamanya Paket wisata Umroh untuk 7 (tujuh) orang, Sepeda Motor Mio, Sepeda Gunung, Lemari Es, TV, Mesin cuci, serta hadiah hiburan lainnya.

 

Dalam kegiatan tersebut, Kemenag RI juga menyerahkan 100 sertifikat halal kepada beberapa UMKM di Provinsi Jambi dan berkesempatan meninjau langsung stand-stand produk halal yang dipamerkan di lapangan Kantor Gubernur Jambi. Kesempatan pertama Kemenag RI beserta rombongan mengunjungi Mobil Laboratorium Keliling Balai POM di Jambi yang disambut oleh Kepala Balai POM di Jambi Drs.H.Ujang Supriatna, Apt didampingi Kasie SERLIK Armeiny Romita,S.Si,Apt dan Tim Mobil Laboratorium Keliling.

 

Kemenag RI sangat apresiasi dengan display temuan hasil pengawasan Balai POM di Jambi terhadap peredaran produk obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat seperti Bleng cap Kancil mengandung Bahan Berbahaya (Borax), kerupuk merah mengandung Pewarna Tekstil (Rhodamin B), produk Kosmetik yang Tanpa Izin Edar (TIE) serta Obat Tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat. Pada akhir kunjungan Kemenag RI berharap “Lanjutkan dan tingkatkan pengawasan terhadap produk obat dan makanan yang membahayakan kesehatan serta selalu memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat di Propinsi Jambi terhadap keamanan produk obat dan makanan”.

 

Lebih kurang 120 pengunjung yang terdata di Stand Mobil Laboratorium Keliling Balai POM Jambi memperoleh bahan informasi berupa brosur, leaflet, poster, stiker serta komik keamanan pangan, tata cara pencantuman logo halal, bahaya penggunaan krim pemutih pada kosmetik, obat tradisional mengandung bahan kimia obat dan bahaya racun dalam rokok.(1/2).

 

Balai Pengawas Obat dan Makanan di Jambi

Sarana