Dalam upaya Balai POM di Jambi untuk melakukan pengawasan peredaran produk obat dan makanan, maka diperlukan dukungan dan partisipasi dari masyarakat selaku konsumen. Masyarakat harus menjadi konsumen yang cerdas, sehingga dapat melindungi dirinya sendiri, keluarga, maupun komunitas masyarakat dari ancaman produk obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan. Untuk itu, Balai POM di Jambi melakukan pemberdayaan masyarakat dengan KIE kepada berbagai komunitas masyarakat bersama Anggota Komisi IX DPR RI.
Pada Tanggal 25 Juli 2022 bertempat di Grand Hotel Kota Jambi, Balai POM di Jambi menggandeng Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. H. A. R. Sutan Adil Hendra, MM yang akrab dipanggil Pak SAH untuk melaksanakan kegiatan KIE Obat dan Makanan Aman kepada warga Pematang sulur,Danau sipin,Telanai Pura, Bagan Pete.
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Ketua Pemuda Jambi, Bapak Ihsan Maulana Putra. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terimakasih kepada Balai POM di Jambi dan Pak SAH yang telah mengundang Warga pematang sulur,danau sipin,Telanai Pura, Bgan Pete untuk mengikuti kegiatan bermanfaat ini. Informasi yang disampaikan dapat menambah pengetahuan dan pemahaman kami bagaimana memilih obat dan makanan yang aman.
Acara dilanjutkan dengan sambutan oleh Ibu Marhamah, SE selaku Koordinator Kelompok Substansi Infokom mewakili Plt. Kepala Balai POM di Jambi. Dalam paparannya disampaikan secara singkat tentang tugas Badan POM mengawasi peredaran obat dan makanan dan menjamin mutu dan kualitas obat dan makanan yang beredar serta mengajak masyarakat tidak terjebak membeli obat dan makanan berbahaya, obat dan makanan dengan izin edar produk dari Badan POM. Pada sesiini, ditunjukan juga contoh produk obat dan makanan tanpa izin edar yang perlu diwaspadai oleh masyarakat
Selanjutnya pemberian arahan dan materi oleh Anggota Komisi IX DPR RI Bapak Dr.Ir.H.A.R.Sutan Adil Hendra,MM. Beliau menjelaskan bahwa kesehatan adalah hal sangat penting, karena kalo kesehatan terganggu kualitas SDM warga kita juga menurun. Penyebab kesehatan kita terganggu karena penggunaan obat dan makanan yang salah dan berbahaya.
Agar terhindar dari pangan yang berbahaya maka disampikan oleh Pak SAH, perlu diperhatikan untuk menerapkan 5 Kunci Keamanan Pangan diantaranya pisahkan pangan mentah dan matang, masak dengan benar, jaga suhu pangan tetap sesuai pada suhu aman, menjaga selalu kebersihan dan gunakan air dan bahan baku yang aman. Jangan gunakan bahan berbahaya seperti boraks dan formalin pada pangan.
Materi kedua disampaikan oleh Febriany Martiana Nasel, S.Si, Apt selaku PFM Muda Fungsi Informasi dan Komunikasi . Dalam materinya dipaparkan mengenai Cerdas Memilih Obat dan Makanan Aman. Beliau menyampaikan untuk memastikan produk yang dibeli memiliki nomor izin edar BPOM yang dapat dicek melalui aplikasi BPOM Mobile. Diharapkan warga yang hadir dapat menjadi motor penggerak bagi keluarga dan lingkungannya untuk mengajak masyarakat mejadi konsumen cerdas dengan informasi yang diterima pada KIE ini. Dan terakhir pak SAH mengajak untuk selalu CEK KLIK (Kemasan,Label,Izin Edar,Kadaluarsa) sebelum membeli Produk. Karena memelihara kesehatan lebih baik dari pada mengobati.