(Jambi, 07/06/2024) – Program Wellness Entrepreneurship merupakan program kolaborasi nasional yang dilaksanakan oleh Badan POM Pusat dan UPT di lingkungan Badan POM dengan Perguruan Tinggi di seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan civitas academica tentang peluang usaha di bidang obat bahan alam, kosmetik dan makanan; ketentuan dalam memproduksi obat bahan alam, kosmetik dan makanan; permodalan dan strategi marketing produk obat bahan alam, kosmetik dan makanan; menstimulasi terbentuknya start-up UMKM di bidang obat bahan alam, kosmetik dan makanan yang inovatif dalam rangka menciptakan lapangan kerja serta membentuk penyuluh/kader/fasilitator obat bahan alam, kosmetik dan makanan.
Untuk mengimplementasikan program Wellness Entrepreneurship, Balai POM di Jambi berkolaborasi dengan Fakultas SAINTEK dan Fakultas Pertanian Universitas Jambi dalam program BPOM Goes to Campus Wellness Entrepreneurship sebagai usaha untuk mengembangkan produk obat bahan alam, kosmetik dan makanan yang dihasilkan oleh mahasiswa dan binaan dosen UNJA. Kegiatan ini dihadiri oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Badan POM, Mohamad Kashuri, dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani dilanjutkan dengan minum jamu bersama. Kegiatan berlangsung di ruang Sepucuk Jambi Sembilan Lurah Aula Bappeda Provinsi Jambi pada tanggal 06 Juni 2024. Kepala Balai POM di Jambi, Veramika Ginting, melaporkan pelaksanaan sosisalisasi BPOM Goes to Campus Wellness Entrepreneurship yang diikuti oleh 300 orang peserta dari kalangan akademisi dan mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Pertanian Universitas Jambi, pegawai Balai POM di Jambi, dan Loka POM di Kabupaten Bungo.
Penyampaian materi pada kegiatan sosialisasi BPOM Goes to Campus oleh 6 narasumber, antara lain Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Sistem Informasi UNJA, Revis Asra; Kepala KPKNL, Darnadi; Kepala Bidang Perizinan PTSP Provinsi Jambi, Abdi Suryana; Sekretaris Dinas Koperasi Provinsi Jambi, J. Ilyas; dan Tim Sertifikasi Balai POM di Jambi serta success story UMKM Addila Snack. Dalam kesempatan yang sama, Tim Sertifikasi Balai POM di Jambi memberikan layanan helpdesk dan konsultasi cara memperoleh izin edar Badan POM dan sertifikasi produk obat bahan alam, kosmetik dan makanan hasil binaan dosen UNJA.
Mohamad Kashuri dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi bahan alam di Provinsi Jambi masih banyak yang dapat dikembangkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangun kerja sama dengan pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan produk bahan alam yang berpotensi di Provinsi Jambi. Produk-produk yang terjamin oleh Badan POM keamanan, mutu dan manfaatnya akan mampu bersaing di pasar dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia (Arc/Ar).