Jambi, 23 Juni 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan di Jambi menerima kunjungan edukatif dari siswa-siswi SMA Negeri 11 Batanghari dalam rangka kegiatan outing class. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan dunia kerja sekaligus memberikan wawasan mengenai jurusan kuliah dan prospek kerja di bidang pengawasan obat dan makanan.
Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Tim Infokom BPOM di Jambi, Febriany Martiana Nasel, S.Si., Apt., MAB, mewakili Kepala Balai POM di Jambi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan berharap kunjungan ini menjadi bekal awal siswa dalam menentukan pendidikan dan pekerjaan di tingkat selajutnya. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru bagi para siswa, terutama dalam mengenal lebih dekat dunia kerja di BPOM.
Senada dengan itu, Kepala SMA Negeri 11 Batanghari, Mus Mulyadi, S.Pd, dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan aktif para siswa selama kegiatan berlangsung.
“Kami sangat mengapresiasi kesempatan ini. Semoga menjadi catatan amal bagi seluruh pihak yang terlibat. Saya berharap siswa dapat mengikuti kegiatan ini secara maksimal, aktif bertanya, dan mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang jurusan kuliah dan pilihan karier ke depan. Harus ada perubahan positif dalam diri setelah proses belajar ini,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil BPOM oleh Fuani Farid, S.Farm., Apt., selaku Kepala Subbagian Tata Usaha. Materi mencakup struktur organisasi, fungsi dan tugas BPOM, inovasi unggulan yang ada di BPOM di Jambi, serta berbagai penghargaan dan kolaborasi lintas sektor yang telah diraih BPOM di Jambi.
Setelah Setelah sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif, para siswa diajak melakukan kunjungan langsung ke sejumlah fasilitas di lingkungan BPOM di Jambi, yaitu Laboratorium Kimia dan Ruang Pelayanan Publik. Di Laboratorium Kimia, siswa diperkenalkan dengan berbagai alat uji yang digunakan untuk memastikan keamanan dan mutu obat, makanan, dan bahan berbahaya, Petugas laboratorium menjelaskan fungsi masing-masing alat serta proses pengujian sampel yang dilakukan secara ilmiah dan terstandar.
Sementara itu, di Ruang Pelayanan Publik, siswa mendapatkan gambaran mengenai pelayanan yang diberikan BPOM kepada masyarakat, seperti layanan pengaduan, konsultasi registrasi produk, serta edukasi keamanan pangan. Siswa juga dikenalkan pada aplikasi dan sistem digital yang digunakan dalam mendukung keterbukaan informasi serta pelayanan prima kepada pelaku usaha dan masyarakat umum.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memperluas wawasan siswa tentang peran BPOM dalam pengawasan obat dan makanan, tetapi juga membangkitkan minat mereka terhadap bidang ilmu yang berkaitan, seperti farmasi, kimia, dan kesehatan masyarakat, sebagai pilihan pendidikan dan karier di masa depan.