Kunjungan Studi Wisata MI Darul Arifin ke BPOM di Jambi

15-02-2025 Balai Besar/Balai POM Dilihat 178 kali

Jambi ( 12 Februari ) - Sebanyak 38 siswa kelas 3 MI Darul Arifin Jambi melakukan kunjungan studi wisata ke Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jambi. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan siswa tentang pengawasan obat dan makanan, termasuk keamanan pangan, proses pengujian laboratorium, serta penindakan terhadap produk ilegal yang beredar di masyarakat.

Acara diawali dengan sambutan Ibu Trinianti dari perwakilan guru MI Darul Arifin Jambi, yang menyampaikan rasa terima kasih kepada BPOM karena telah memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung mengenai cara memilih pangan yang aman serta memahami sistem pengawasan obat dan makanan. Diharapkan, dengan kunjungan ini, siswa dapat lebih bijak dalam memilih produk yang aman untuk dikonsumsi.

Selanjutnya, Plh.Kepala BPOM di Jambi, Armeiny Romita, S.Si., Apt., dalam sambutannya menekankan pentingnya edukasi sejak dini mengnai keamanan pangan. Ia menjelaskan bahwa anak-anak dapat berperan sebagai agen perubahan di sekolah dan lingkungan sekitarnya dengan mengajak teman-teman mereka untuk selalu memilih makanan yang aman dan sehat. Kegiatan ini juga sejalan dengan program Intervensi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman yang sedang digalakkan oleh BPOM.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Febriany Martiana Nasel, S.Si., MAB, selaku PFM Ahli Madya BPOM di Jambi. Dalam sesi ini, siswa dikenalkan dengan tugas dan fungsi BPOM, tiga bahaya utama pada pangan yang harus dihindari (biologis, kimia, dan fisik), serta cara memilih pangan yang aman dengan metode CEK KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa). Pemaparan ini bertujuan agar siswa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari.

Usai sesi pemaparan, siswa diajak untuk mengunjungi beberapa fasilitas yang ada di BPOM Jambi. Pertama, mereka mengunjungi ruang pelayanan publik untuk melihat sistem pelayanan serta berbagai fasilitas yang disediakan bagi masyarakat. Di sini, siswa diberikan penjelasan tentang bagaimana BPOM melayani pengaduan masyarakat terkait produk yang tidak sesuai standar serta bagaimana proses perizinan edar sebuah produk makanan dan obat dilakukan.

Setelah itu, kunjungan berlanjut ke laboratorium pengujian obat, kosmetik, obat tradisional, dan pangan. Di laboratorium ini, siswa melihat langsung berbagai alat canggih yang digunakan untuk menguji keamanan dan kualitas suatu produk sebelum beredar di pasaran. Mereka juga diberikan pemahaman tentang mekanisme pengujian, mulai dari proses pengambilan sampel hingga analisis hasil uji laboratorium.

Khusus pengenalan laboratorium mikrobiologi, siswa menyaksikan melalui video mengenai prosedur pengujian serta penggunaan alat laboratorium yang digunakan dalam memastikan keamanan produk. Tidak hanya itu, siswa juga diajak mengunjungi ruang penyimpanan barang bukti, tempat di mana produk-produk ilegal yang telah ditarik dari peredaran disimpan. Dalam sesi ini, mereka diperlihatkan contoh produk tanpa izin edar dan dijelaskan tentang bahaya konsumsi produk yang tidak memenuhi standar keamanan

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para siswa dengan antusias mengajukan pertanyaan seputar obat dan makanan, menunjukkan minat yang tinggi terhadap materi yang disampaikan. Diharapkan, melalui kunjungan ini, mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru tetapi juga mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan

Sarana