Batanghari, 24 Juli 2025 — Komitmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman pangan terus diperkuat melalui kegiatan Monitoring dan Sertifikasi Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional SAPA Sekolah, yang bertujuan membangun budaya keamanan pangan sejak usia dini.
Monitoring dilaksanakan secara bertahap sejak tanggal 21 hingga 24 Juli 2025 di lima sekolah yang menjadi target intervensi di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi. Pada hari pertama, kunjungan dilakukan ke SD Negeri 34/I Teratai dan SD Negeri 112/I Perumnas. Kegiatan dilanjutkan pada 22 Juli 2025 dengan kunjungan ke SMP Negeri 21 Batanghari dan SMP Negeri 3 Batanghari. Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan kunjungan ke SMA Negeri 11 Batanghari pada 24 Juli 2025.
Monitoring dan sertifikasi dilakukan untuk memastikan sekolah telah membentuk Tim Keamanan Pangan Sekolah (TKPS), menyusun dan melaksanakan rencana aksi keamanan pangan, serta melakukan edukasi mandiri kepada komunitas sekolah mengenai pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan bergizi. Dari hasil pemantauan, seluruh sekolah telah menetapkan kebijakan internal terkait program SAPA Sekolah dan tengah menyelesaikan proses evaluasi mandiri (self-assessment) yang selanjutnya akan diverifikasi oleh petugas dari Balai POM di Jambi untuk mendapatkan Sertifikat Sekolah yang Telah Menerapkan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Kepala Balai POM di Jambi hadir langsung dalam kegiatan monitoring untuk memantau progres di lapangan serta berdialog dengan para kepala sekolah. Kehadiran ini sekaligus menjadi bentuk dukungan langsung terhadap kesiapan sekolah dalam memperoleh Sertifikasi Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan.
Seluruh kepala sekolah menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus mendukung implementasi budaya keamanan pangan di lingkungan pendidikan masing-masing.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan edukasi mandiri di sekolah, kegiatan monitoring diakhiri dengan penyerahan paket edukasi keamanan pangan sekolah berupa leaflet, roll banner, stiker, dan celemek kepada masing-masing sekolah. Materi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyebarluasan informasi, tetapi juga menjadi media pendukung bagi komunitas sekolah dalam menerapkan keamanan pangan secara berkelanjutan. Melalui paparan informasi yang berulang di lingkungan sekolah, diharapkan pesan keamanan pangan tertanam dalam kebiasaan dan kesadaran seluruh warga sekolah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat berperan aktif dalam mewujudkan sekolah sebagai tempat pembelajaran sekaligus pembentukan perilaku konsumsi pangan yang aman, bermutu, dan bergizi bagi generasi masa depan.