Batanghari, 25 September 2025 – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jambi melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kader Keamanan Pangan Sekolah dalam rangka Program SAPA SEKOLAH (Sadar Pangan Aman di Sekolah). Kegiatan berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Batanghari dengan diikuti oleh 15 guru dari lima sekolah, yaitu:
- SD Negeri 13/1 Muara Bulian
- SD Negeri 64/1 Muara Bulian
- SMP Negeri 2 Batanghari
- SMP Negeri 17 Batanghari
- SMA Negeri 1 Batanghari
Sebelumnya, pada semester pertama tahun 2025, BPOM di Jambi telah membentuk 15 kader keamanan pangan dari 5 sekolah intervensi di Kabupaten Batanghari. Pada semester kedua ini, upaya tersebut kembali diperkuat dengan menambah 5 sekolah baru, sehingga semakin banyak komunitas sekolah yang terlibat aktif dalam program SAPA SEKOLAH.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Tim Infokom BPOM di Jambi, Febriany Martiana Nasel, S.Si., Apt., MAB, yang menegaskan pentingnya keamanan pangan di lingkungan sekolah. “Sekolah merupakan tempat anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya. Di sinilah mereka berinteraksi dengan berbagai jenis pangan, baik dari kantin maupun jajanan sekitar sekolah. Oleh karena itu, keamanan pangan di sekolah adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap melalui bimtek ini, Bapak dan Ibu guru dapat menjadi ujung tombak yang mampu mengedukasi siswa, mencontohkan perilaku hidup sehat, dan mengimbaskan pengetahuan ini ke sekolah lain. Mencetak generasi emas Indonesia tidak hanya melalui kecerdasan intelektual, tetapi juga melalui tubuh yang sehat, kuat, dan terlindungi dari pangan yang berisiko,” ujarnya.
Selanjutnya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Naswin, SE, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari. Dalam arahannya, Naswin menegaskan bahwa anak-anak sebagai generasi penerus bangsa harus terlindungi dari pangan yang tidak aman. “Jika badan tidak sehat, maka siswa akan mudah mengantuk dan sulit berkonsentrasi. Saat ini masih banyak jajanan yang kurang baik terhadap kesehatan. Harapan kami, program ini dapat diterapkan di sekolah masing-masing dan diimbaskan ke sekolah lain melalui komunitas sekolah,” jelasnya.
Kegiatan bimtek berlangsung sehari penuh dengan metode presentasi, pemutaran video edukasi, diskusi, serta pengisian pre-test dan post-test oleh peserta. Para guru peserta tampak antusias berdiskusi mengenai keamanan pangan di sekolah, termasuk strategi penyediaan jajanan sehat dan aman bagi siswa.
Melalui program SAPA SEKOLAH, BPOM di Jambi menargetkan tercetaknya Kader Keamanan Pangan Sekolah yang berperan aktif dalam mengawasi, mengedukasi, serta menyebarkan pesan keamanan pangan ke komunitas sekolah. Dengan semakin banyaknya sekolah intervensi yang bergabung, diharapkan tercipta kemandirian sekolah dalam menjaga keamanan pangan demi mendukung tumbuh kembang siswa yang sehat dan berkualitas.