Jambi – Komitmen Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jambi dalam menjamin mutu dan keamanan kosmetik yang beredar di masyarakat kian diperkuat. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Identifikasi dan Penetapan Kadar Niacinamide dalam Kosmetik secara Kromatografi Cair Kinerja Tinggi dengan Detektor Photo Diode Array (KCKT-PDA)”.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Kepala Balai POM di Jambi, Musthofa Anwari, S.Si., Apt., yang dalam sambutannya menekankan urgensi penguasaan metode analisis modern, seperti KCKT-PDA.
"Penguasaan metode analisis modern ini sangat penting untuk menjamin mutu dan keamanan produk kosmetik yang beredar di masyarakat," ujar Musthofa Anwari. "Hal ini sejalan dengan komitmen utama BPOM dalam melindungi kesehatan publik dari produk yang tidak memenuhi standar."
Bimtek ini menghadirkan narasumber ahli, Ibu Erita Lusianti, S.Farm, Apt., M.Si, yang didatangkan langsung dari Pusat Pengembangan Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPPOMN). Kehadiran narasumber dari PPPOMN ini menegaskan standar teknis tertinggi yang diterapkan dalam pelatihan, memastikan para analis mendapatkan panduan dan praktik terbaik (best practice) sesuai dengan regulasi terbaru yang berlaku.
Pelatihan intensif selama lima hari, mulai tanggal 3 hingga 7 November 2025, ini merupakan langkah strategis Balai POM Jambi untuk meningkatkan kompetensi teknis para analis pengujian di bidang kimia. Dengan berjalannya waktu dan meningkatnya antusias penguji untuk belajar, materi bimbingan teknis ditambah dengan “Identifikasi Cetirizine dalam Sediaan kosmetik secara KCKT-PDA” dan “Penetapan Kadar Cemaran EG DEG dalam Sediaan Kosmetik secara GC-MS”.
Kegiatan ini diikuti oleh 18 peserta dari substansi pengujian kimia Balai POM Jambi. Selama lima hari penuh, mereka mendalami seluruh tahapan teknik analisis, mulai dari identifikasi kualitatif hingga penetapan kadar kuantitatif menggunakan instrumen KCKT-PDA maupun GC-MS.
Dengan selesainya Bimtek ini, seluruh analis pengujian Balai POM di Jambi kini memiliki kemampuan teknis yang semakin mumpuni dan seragam dalam menguji menggunakan metode KCKT-PDA dan GC-MS. Peningkatan kompetensi ini diharapkan dapat menjadikan pengawasan mutu kosmetik di wilayah Jambi berjalan lebih efektif, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, demi memastikan hanya produk kosmetik yang aman dan bermutu yang sampai ke tangan konsumen.(bk)